Pelatihan Pembuatan Profil Desa melalui Blogger sebagai Upaya Pembangunan Desa Liwulagang

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Priesco Jose Mariano Alpha Tefa
Donna Isra Silaban
Kristianus Simon H. Molan

Abstract

Pelatihan pembuatan profil desa melalui blog merupakan inisiatif strategis yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat Desa Liwulagang dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk pembangunan desa. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya informasi yang terpublikasi mengenai potensi, sumber daya, dan kegiatan yang ada di Desa Liwulagang, yang berdampak pada lambatnya upaya promosi dan pengembangan desa. Tujuan utama pelatihan ini adalah membekali aparat desa dengan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam membuat, mengelola, dan mengoptimalkan blog sebagai media publikasi profil desa secara komprehensif dan berkelanjutan. Metode pelatihan meliputi pembuatan video rekaman layar pembuatan akun blog desa dan hasil penulisan profil desa. Hasil yang diharapkan dari pelatihan ini adalah terciptanya blog profil desa yang informatif, menarik, dan mudah diakses oleh masyarakat luas, baik lokal maupun mancanegara. Dengan demikian, diharapkan profil Desa Liwulagang dapat terpromosikan secara lebih efektif, menarik investasi, kunjungan wisatawan, serta memfasilitasi partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan. Dampak jangka panjang dari pelatihan ini adalah terbangunnya kapasitas digital desa dan kemandirian informasi, yang krusial bagi akselerasi pembangunan Desa Liwulagang menuju desa yang maju dan sejahtera

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Priesco Jose Mariano Alpha Tefa, Donna Isra Silaban, & Kristianus Simon H. Molan. (2025). Pelatihan Pembuatan Profil Desa melalui Blogger sebagai Upaya Pembangunan Desa Liwulagang. JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 6(4), 2257-2265. https://doi.org/10.37339/jurpikat.v6i4.2705

References

A. Y. (2020). SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN BERBASIS WEB PADA PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS. Journal of Information Technology Research, 1(2).
Badan Pusat Statistik. (2022). Statistik Telekomunikasi Indonesia 2022. Jakarta: BPS.
Castells, M. (2010). The Rise of the Network Society (2nd ed.). Oxford: Wiley-Blackwell.
Gilster, P. (1997). Digital Literacy. New York: Wiley.
Hartono, B., & Nurhayati, S. (2021). Blog Desa sebagai Media Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 19(2), 101–115.
Kaplan, A. M., & Haenlein, M. (2010). Users of the world, unite! The challenges and opportunities of Social Media. Business Horizons, 53(1), 59–68.
Kemendesa PDTT. (2021). Pedoman Umum Program Smart Village. Jakarta: Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.
Kietzmann, J. H., Hermkens, K., McCarthy, I. P., & Silvestre, B. S. (2011). Social media? Get serious! Understanding the functional building blocks of social media. Business Horizons, 54(3), 241–251.
LaRose et al. (2007). SISTEM KOMUNIKASI PEMBANGUNAN PEDESAAN BERBASIS TEKNOLOGI. 372.
Praditya. (2014). SISTEM KOMUNIKASI PEMBANGUNAN PEDESAAN BERBASIS TEKNOLOGI, 130.
Purwanto, A. (2022). Pemanfaatan Media Sosial untuk Transparansi dan Pembangunan Desa.
Radinal, Heriyanto, & Sucitra Wijaya. (2023). Pelatihan Pelayanan Digides dalam Menghadapi Era Desa Digital. Jurnal Pustaka Paket, 2(1), 1–5.
UNESCO. (2018). A Global Framework of Reference on Digital Literacy Skills for Indicator 4.4.2. Paris: United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization.
Wahyudi, A. (2020). Pemanfaatan Teknologi Digital untuk Penguatan Tata Kelola Desa. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(2), 150–160.
World Bank. (2017). World Development Report 2017: Governance and the Law. Washington, DC: The World Bank.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.