Pemanfaatan Lubang Resapan Biopori sebagai Solusi Pengelolaan Sampah Organik dan Penanganan Banjir di Desa Sukamenak Kabupaten Bandung

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Cucu Ruhimat
Asep R. Rukmana
Wawan Asad Sutrisna
Lita Juliati
Fiyanka Fitri Novita
Jova Giovanny Adelia

Abstract

Sampah menjadi masalah umum yang semakin kompleks, terutama di wilayah padat penduduk, di mana sampah rumah tangga dominan. Kurangnya kesadaran masyarakat tentang kebersihan dan pemilahan sampah menyebabkan penumpukan sampah bercampur yang membusuk dan menimbulkan bau tidak sedap serta pencemaran lingkungan, termasuk pencemaran udara. Selain itu, sampah menumpuk juga menyebabkan banjir, seperti di Desa Sukamenak, di mana saluran drainase tersumbat akibat sampah sehingga air sulit mengalir dan sering meluap. Kegiatan pengabdian masyarakat di desa ini menggunakan pendekatan edukasi dan teknologi tepat guna, seperti pembuatan lubang resapan biopori, untuk mengatasi permasalahan tersebut. Observasi menunjukkan sampah campuran yang tidak dapat didaur ulang dan titik genangan air yang menyebabkan banjir. Edukasi dan implementasi bersama pemerintah desa dan tim KKNMT membantu menyelesaikan masalah sampah organik dan banjir. Diharapkan kegiatan ini berkelanjutan dengan pendampingan dan kolaborasi instansi terkait

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Cucu Ruhimat, Asep R. Rukmana, Wawan Asad Sutrisna, Lita Juliati, Fiyanka Fitri Novita, & Jova Giovanny Adelia. (2025). Pemanfaatan Lubang Resapan Biopori sebagai Solusi Pengelolaan Sampah Organik dan Penanganan Banjir di Desa Sukamenak Kabupaten Bandung. JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 6(4), 2433-2445. https://doi.org/10.37339/jurpikat.v6i4.2751

References

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Bandung. (2024). Laporan Tahunan
Pengelolaan Sampah Kabupaten Bandung. Bandung: DLHK Kabupaten Bandung. Wibowo, A., & Widodo, S (2021). Pengaruh Lubang Resapan Biopori Terhadap Efektivitas Penyerapan Air di Lingkungan Padat Penduduk. Jurnal Ilmu Lingkungan, 19(2), 110-118.
Bappenas. (2022). Kajian Strategis Penanggulangan Bencana Banjir di Wilayah Perkotaan. Jakarta: Kementerian PPN/Bappenas.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). (2021). Peta Resiko Bencana Banjir Kabupaten Bandung. Jakarta: BNPB
UPTD Sertifikasi Perbenihan Tanaman Hutan (UPTS SPTH). (2025). Dokumen Kerja Sama dan Distribusi Bibit Tanaman untuk Program Lingkungan. Bandung: UPTD SPTH Jawa Barat
DLHK Kabupaten Bandung. (2023). Laporan Kinerja Pengelolaan Sampah Kabupaten Bandung. Bandung: DLHK.
Hasibuan, A. (2021). Permasalahan pengelolaan sampah di wilayah perkotaan. Jurnal Ilmu Lingkungan, 19(2), 134–142.
Hidayat, R., & Rahmawati, D. (2022). Edukasi masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 3(1), 45–53.
Pratama, A., & Putri, N. (2020). Peran masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis rumah tangga. Jurnal Ekologi dan Pembangunan, 5(1), 22–30.
Rachmawati, Y. (2019). Faktor-faktor penyebab rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah. Jurnal Sosial dan Humaniora, 10(3), 177–185.
Suryani, A., & Lestari, E. (2020). Dampak sampah terhadap banjir di wilayah perkotaan. Jurnal Lingkungan Hidup Indonesia, 7(2), 99–108.
Adiwibowo, S. (2017). Biopori sebagai teknologi tepat guna pengelolaan sampah organik rumah tangga. Jurnal Teknologi Lingkungan, 18(2), 101–110.
Mardikanto, T., & Soebiato, P. (2017). Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif Kebijakan Publik. Bandung: Alfabeta.
Nugroho, A., Putra, Y. D., & Prasetyo, T. (2021). Evaluasi efektivitas biopori dalam pengelolaan lingkungan perkotaan. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 45–53.
Suharto, E. (2019). Membangun masyarakat memberdayakan rakyat: Kajian strategis pembangunan kesejahteraan sosial dan pekerjaan sosial. Bandung: Refika Aditama.
Suryani, D., & Hidayat, R. (2020). Sosialisasi dan penerapan teknologi biopori untuk pengelolaan sampah organik. Jurnal Abdimas, 12(3), 211–219.

Most read articles by the same author(s)