Penguatan Kompetensi Guru PAUD dalam Pembelajaran Seni Tari untuk Meningkatkan Kreativitas dan Budaya Lokal di Desa Sambirejo, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Renistiara Medilianasari
Ni Kadek Aris Rahmadani
Fathin Farah Fadhilah
Yuli Kurniawati Sugiyo Pranoto
Naila Nasywa
Fitri Febri Handayani
Lahenda Widiasmara
Agapea Fenda Sozo Sandeva
Arini Mayang Fauni

Abstract

This community service activity aims to strengthen the competence of early childhood teachers in teaching dance as a strategy to enhance creativity and instill local culture in young children in Sambirejo Village, Bringin District, Semarang Regency. The implementation methods include observing the needs of partners, designing programs, providing hands-on training, assisting and conducting evaluations, and monitoring. The results show an improvement in the knowledge, skills, and attitudes of teachers in designing and implementing dance learning that is contextual to the local culture. The outputs of the activity include copyrights, publications in the mass media and the faculty's official website, article publication and a video highlighting the activity. This program contributes to improving the quality of early childhood education services while supporting SDG 4 (Quality Education) and strengthening regional cultural identity.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Renistiara Medilianasari, Ni Kadek Aris Rahmadani, Fathin Farah Fadhilah, Yuli Kurniawati Sugiyo Pranoto, Naila Nasywa, Fitri Febri Handayani, Lahenda Widiasmara, Agapea Fenda Sozo Sandeva, & Arini Mayang Fauni. (2026). Penguatan Kompetensi Guru PAUD dalam Pembelajaran Seni Tari untuk Meningkatkan Kreativitas dan Budaya Lokal di Desa Sambirejo, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang . JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 7(1), 89-100. https://doi.org/10.37339/jurpikat.v7i1.2778

References

Fitriani. (2020). Kontribusi Seni Tari dalam Membangun Pendidikan Multikultural. Jurnal Imajinasi, 14(1), 63–70.
Hakim, D. L., & Firmansyah, D. (2022). Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru di Kabupaten Karawang. Ekasakti Jurnal Penelitian & Pengabdian (EJPP), 3(1), 1–18.
Istiandini, W. (2024). Pelatihan tari kreatif untuk meningkatkan keterampilan motorik dan kecerdasan emosional anak usia dini. Jurnal Pengabdian Pendidikan Seni Pertunjukan, 3(2), 89–98. https://ap2seni.or.id/index.php/jps/article/view/49/55
Medilianasari, R. (2025). Analisis Bentuk dan Unsur Seni Slawatan dalam Tari Aplang di Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah. 4(1).
Medilianasari, R., & Retnowati, T. H. (2020). Role of Rampak Yakso Dance in Cutting Dreadlocks Ritual Ceremony in Dieng Banjarnegara Central Java. 444(Icaae 2019), 246–249. https://doi.org/10.2991/assehr.k.200703.050
Medilianasari, R., Rohmah, N., & Sugiana, S. (2025). Penguatan Kompetensi Pendidik Sanggar dalam Praktik Tata Rias Anak Usia Dini. Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA), 5(3), 1382–1388. https://doi.org/10.31004/abdira.v5i3.778
Nasikhah, I. D., Sholihah, M., Adelita, D., & Purnamasari, F. (2025). Anak Bukan Robot : Perspektif Guru PAUD tentang Tekanan Akademik di Usia Dini. 01(01).
Siregar, S. S. (2023). Mengembangkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Seni Tari Tradisional Di Raudhatul Athfal Al-Manar Desa Ujung Gurap Kota Padangsidimpuan.
Sudarti, D. O. (2020). Mengembangkan Kreativitas Aptitude Anak dengan Strategi Habituasi dalam Keluarga. JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA, 5(3), 117. https://doi.org/10.36722/sh.v5i3.385
Untariana, A. F., Samawi, A., & Wulandari, R. T. (2019). Tingkat Pengetahuan Guru Paud Tentang Pembelajaran Seni Tari Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 7(3), 246–254.
Wahira. (2011). Pengembangan Model Pelatihan Apresiasi Seni. 29, 149–157.
Djamarah, S. B. (2013). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta