Smart Breast Model Sensor: Inovasi Edukasi Interaktif untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Wanita Usia Subur dalam Deteksi Dini Kanker Payudara melalui SADARI

##plugins.themes.academic_pro.article.main##

Ni’ma Tri Faizah
Bima Suryantara
Yunri Merida

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan di Indonesia dan masih banyak kasus ditemukan pada stadium lanjut akibat rendahnya deteksi dini. Pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan wanita usia subur dalam melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) dengan memanfaatkan inovasi media edukasi Smart Breast Model Sensor. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkuat kemampuan peserta dalam mendeteksi kelainan payudara secara mandiri sebagai upaya preventif kanker payudara. Metode pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pre-test, edukasi interaktif, demonstrasi alat, praktik langsung, dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan, ditunjukkan oleh peningkatan kategori pengetahuan baik dari 20% menjadi 80% serta hilangnya kategori kurang dari 48% menjadi 0%. Program ini berdampak positif dalam meningkatkan kesadaran dan keterampilan deteksi dini kanker payudara.

##plugins.themes.academic_pro.article.details##

How to Cite
Ni’ma Tri Faizah, Bima Suryantara, & Yunri Merida. (2026). Smart Breast Model Sensor: Inovasi Edukasi Interaktif untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Wanita Usia Subur dalam Deteksi Dini Kanker Payudara melalui SADARI. JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 7(1), 281-289. https://doi.org/10.37339/jurpikat.v7i1.2869

References

Wulandari, D. A., Putri, N. K., & Hidayah, R. (2021). Pengetahuan dan perilaku SADARI pada wanita usia produktif. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 12(2), 85–92.

Sari, M., Handayani, E., & Ulfa, D. (2021). Efektivitas media simulasi payudara terhadap keterampilan SADARI. Jurnal Kebidanan, 9(2), 45–53.

Putri, A., & Melati, D. (2022). Pengaruh media peraga interaktif terhadap peningkatan akurasi palpasi SADARI. Jurnal Keperawatan Indonesia, 25(3), 211–220.

Dewi, K., & Rahayu, T. (2021). Edukasi deteksi dini kanker payudara pada wanita usia subur. Jurnal Pengabdian Masyarakat Abdimas, 3(1), 55–63.

Yuliana, S., & Rahmi, S. (2020). Pendidikan kesehatan menggunakan alat peraga untuk meningkatkan keterampilan SADARI. Jurnal Promosi Kesehatan, 14(3), 112–119.

Fitriani, L., Hasanah, N., & Yusuf, F. (2019). Hubungan pengetahuan dengan praktik SADARI pada wanita dewasa muda. Jurnal Ilmu Kesehatan, 7(1), 23–29.

Ridha, F., & Suryani, E. (2020). Media pembelajaran interaktif untuk promosi kesehatan payudara. Jurnal Health Education, 12(1), 65–73.

Lestari, N., & Puspita, R. (2018). Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pemeriksaan payudara sendiri. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(3), 201–209.

Aryani, S., & Widyastuti, N. (2020). Pengaruh penyuluhan berbasis demonstrasi terhadap keterampilan SADARI. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan, 11(1), 33–40.

Putra, H. P., & Yebi, Y. (2019). Efektivitas media inovatif dalam promosi kesehatan. Jurnal Sains & Teknologi Kesehatan, 7(2), 90–98.

Oktaviani, R., & Sihombing, P. (2021). Deteksi dini kanker payudara: Pengetahuan dan sikap wanita usia subur. Jurnal Keperawatan, 13(1), 51–57.

Hidayah, N. (2022). Inovasi alat peraga kesehatan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat. Health Education Journal, 13(4), 299–307.

Globocan. (2022). Breast cancer fact sheet. World Health Organization. https://gco.iarc.fr

Kemenkes RI. (2021). Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Kanker Payudara. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.