Pengembangan Ekowisata Edukasi Berbasis Kearifan Lokal melalui Program Pemberdayaan Masyarakat di Desa Grujugan
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstract
Pengembangan wisata edukasi berbasis kearifan lokal menjadi salah satu strategi pemberdayaan masyarakat yang mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan budaya lokal desa mendukung pertumbuhan wisata edukasi Kampung Tudung serta mengidentifikasi peran pemerintah desa dalam menjaga keberlanjutan program berbasis kearifan lokal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan participatory community development dengan strategi Participatory Rural Appraisal (PRA), pelatihan, pendampingan, dan collaborative governance. Subyek pengabdian meliputi kelompok pengrajin tudung, Pokdarwis, BUMDes, pemuda desa, dan pemerintah Desa Grujugan. Hasil kegiatan menunjukkan pemberdayaan masyarakat mampu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan wisata edukasi, pengembangan produk kreatif, promosi digital, serta pelestarian budaya lokal melalui wisata berbasis pengalaman edukatif. Dukungan pemerintah desa menjadi faktor penting dalam penguatan kelembagaan, pengembangan sarana wisata, dan keberlanjutan program. Program ini juga meningkatkan partisipasi sosial masyarakat dan memperkuat identitas budaya sebagai wisata edukasi berbasis kearifan lokal. Model pemberdayaan ini dapat menjadi alternatif pengembangan desa wisata berkelanjutan berbasis partisipasi masyarakat.
##plugins.themes.academic_pro.article.details##

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) accepts manuscripts that have not been published elsewhere and are not under consideration for publication by other print or electronic media. Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons BY-NC License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (eg, post it to an institutional repository, in a journal or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
License to Publish
The non-commercial use of the article will be governed by the Attribution-NonCommercial 4.0 International (CC BY-NC 4.0). The author hereby grants JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) an exclusive publishing and distribution license in the manuscript include tables, illustrations or other material submitted for publication as part of the manuscript (the “Articleâ€) in print, electronic and all other media (whether now known or later developed), in any form, in all languages, throughout the world, for the full term of copyright, and the right to license others to do the same, effective when the article is accepted for publication. This license includes the right to enforce the rights granted hereunder against third parties.
References
Edi Sedyawati. (2014). Kebudayaan di Nusantara: dari keris, tor-tor sampai industri budaya. Komunitas Bambu. https://pustaka.kemendikdasmen.go.id/libdikbud/index.php?p=show_detail&id=38190&keywords=
Elizabeth Bowman, M., & Dunn, B. (2023). Empowerment or exploitation? ethical engagement of survivor leaders in anti-Trafficking organizations. Journal of Public and Nonprofit Affairs, 9(3), 386–404. https://doi.org/10.20899/jpna.9.3.386-404
Hendrawardani, B., Triana, E. S., Partiwi, S., Sunardi, A., & Purnomo, K. I. (n.d.). PERAN INDIVIDU DAN KOMUNITAS MELALUI KEKUASAAN DAN PENDIDIKAN DALAM KEBERHASILAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT.
Isbandi Rukminto Adi. (2012). Intervensi Komunitas dan Pengembangan Masyarakat. PT. Raja Grafindo Persada. https://scholar.google.com/scholar?cluster=18152446805354137236&hl=en&oi=scholarr
Kristanti, D., Charviandi, A., Juliawati, P., & Harto, B. (2023). Manajemen Sumber Daya Manusia. In Edisi Revisi Jakarta: Bumi Aksara (Issue 1). https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=e2ppEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA1&dq=manajemen+pengetahuan&ots=gV368HYlR3&sig=ugm1Twmq-r6Ya9ITLRHYA6ieJi0
Rukmini, D. (2021). Apa Saja 7 Kendala dalam Pemberdayaan Komunitas? Tirto.Id - Sosial Budaya. https://tirto.id/apa-saja-7-kendala-dalam-pemberdayaan-komunitas-gedR
Sanasintani, S., Kusnadi, I. H., Hendrawardani, B., & Ismaya, B. (2023). Penerapan Manajemen Sumber Daya Manusia terhadap Kegiatan di Sekolah. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(10), 7690–7698. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i10.2538
Septianingsih, E. (2024a). Bimbingan Kepemudaan Tingkatkan Peran Pemuda dalam Pembangunan Desa Grujugan. https://grujugan.kec-petanahan.kebumenkab.go.id/index.php/web/artikel/4/1060
Septianingsih, E. (2024b). Eduwisata Pembuatan Kipas Bambu di Kampung Tudung Tarik Minat Pengunjung. https://grujugan.kec-petanahan.kebumenkab.go.id/index.php/web/artikel/4/1086
Suci, S. N. K., & Fathoni, T. (2023). Pemberdayaan Karang Taruna Dalam Meningkatkan Potensi Desa Wisata Melalui Sadar Wisata Di Desa Bancangan Sambit. Journal of Community Development and Disaster Management, 5(2), 81–89. https://doi.org/10.37680/jcd.v5i2.2928
Suharto, E. (2005). Membangun masyarakat memberdayakan rakyat : kajian strategis pembangunan kesejahteraan sosial & pekerjaan sosial (Aep Gunarsa (ed.); 1st ed.). Bandung Refika Aditama. https://balaiyanpus.jogjaprov.go.id/opac/detail-opac?id=19944
Teguh, F., Lemy, D. M., Pramezwary, A., & Manuella., A. (2022). Sustainable Tourism Development. In Kemenparekraf, ISTC dan STDev Institute. Kemenparekraf RI. https://api.kemenpar.go.id/storage/app/uploads/public/683/689/657/6836896574f7a723581259.pdf