Studi Analisis Sistem Induksi Udara Mobil Toyota Avanza K3-VE Dengan Scanner Launch Thinkdiag Easydiag 4.0
##plugins.themes.academic_pro.article.main##
Abstrak
Pengujian sistem induksi udara pada mobil toyota avanza K3-VE dengan scanner launch thinkdiag easydiag 4.0 bertujuan untuk menguji sistem induksi udara dengan media mobil apakah sensor-sensor serta sistem induksi udara yang terdapat pada media tersebut bekerja dengan baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan jenis metode penelitan deskriptif. Pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini yang bertujuan untuk memperkuat hasil penelitian berdasarkan dari suatu teori, gagasan para ahli dan observasi. Berdasarkan dari hasil pengujian yang sudah dilakukan pada mobil toyota avanza K3-VE dengan scanner launch thinkdiag easydiag 4.0 pada putaran stasioner, rendah, menengah dan tinggi yaitu: 1) kecepatan 750.25 Rpm sensor IAT membaca 89.6 degree F, sensor MAP 4.2 Psi dan sensor TPS membaca 0%, 2) kecepatan 1507.75 Rpm sensor IAT membaca 95 degree F, sensor MAP 3.62 Psi dan sensor TPS membaca 2.75%, 3) kecepatan 2042.52 Rpm sensor IAT membaca 96.8 degree F, sensor MAP 3.62 Psi dan sensor TPS membaca 4.31%, dan kecepatan 3102.75 Rpm sensor IAT membaca 114 degree F, sensor MAP 3.77 Psi dan sensor TPS membaca 6.67%, dari data yang diperoleh diatas dapat disimpulkan sensor dan sistem induksi udara pada mobil toyota avanza K3-VE berfungsi dengan baik dan bisa digunakan untuk kendaraan pribadi sehari-hari yang efektif.
##plugins.themes.academic_pro.article.details##
Referensi
[2] L. P. Z. M. Soares and T. D. Putra, “Pengaruh Perbandingan Campuran Udara Dan Bahan Bakar Pada Main Jet Karburator Terhadap Performance Motor Bakar Bensin,†Proton, vol. 10, no. 1, pp. 30–34, 2018, doi: 10.31328/jp.v10i1.805.
[3] T. Sugiarto, D. S. Putra, W. Purwanto, and W. Wagino, “Analisis Perubahan Output Sensor Terhadap Kerja Aktuator pada Sistem EFI (Electronic Fuel Injection),†INVOTEK J. Inov. Vokasional dan Teknol., vol. 18, no. 2, pp. 91–100, 2018, doi: 10.24036/invotek.v18i2.418.
[4] S. Rizal, “SISTEM INDUKSI UDARA (AIR INDUCTION SYSTEM) DAN TROUBLESHOOTING PADA MESIN TOYOTA VIOS 1NZ-FE,†Tugas Akhir, p. 74, 2013.
[5] J. P. Z. Furqon, Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan SMK/MAK Kelas XI: Program Keahlian Teknik Otomotif. Kompetensi Keahlian Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (Edisi Revisi)., Revisi. Penerbit Andi, 2021.
[6] I. Munthe, “Perbandingan Emisi Gas Buang Mesin Berteknologi VVT-I dan Non VVT-i,†Piston, vol. 4, no. 1, pp. 13–21, 2019.
[7] T. Sugiarto, B. Amin, W. Purwanto, A. Arif, and D. S. Putra, “Peningkatan Kompetensi Guru Dan Siswa SMK Melalui Pelatihan Kompetensi Kejuruan Teknologi Otomotif,†INVOTEK J. Inov. Vokasional dan Teknol., vol. 19, no. 1, pp. 25–34, 2019, doi: 10.24036/invotek.v19i1.439.
[8] I. W. Handoko and N. A. Hasibuan, “Sistem Pakar Deteksi Kerusakan Map Sensor Pada Mobil Honda,†Konf. Nas. Teknol. Inf. dan Komput., vol. I, pp. 167–170, 2017.
[9] Fitria, “PENGARUH ENGINE REMAP TERHADAP BEBERAPA PARAMATER OPERASI MOBIL BERBAHAN BAKAR LGV,†J. Chem. Inf. Model., vol. 53, no. 9, pp. 1689–1699, 2013.
[10] H. Nasrullah, B. Wilantara, Parikhin, and B. Prastaji, “Pengujian Kabin Sirkulasi Pendingin pada Trainer Simulator Air Conditioning Mobil,†J. E-Komtek, vol. 4, no. 2, pp. 184–190, 2020, doi: 10.37339/e-komtek.v4i2.407.